ANGKLUNG UNIT

ANGKLUNG UNIT

Angklung Unit adalah, seperangkat instrumen musik yang membentuk sebuah orkestrasi Angklung. Berdasarkan bentuk dan fungsinya, Angklung Unit terdiri atas: Angklung Melody, Angklung Akompanyemen, Angklung Bass Party, dan Angklung Cuk. Adapun Instrumen lain yang umumnya digunakan untuk melengkapi satu unit Angklung terdiri dari: Contra Bass/Bass Pukul dan Gambang Pengiring.

Bagian-bagian angklung unit

Angklung Melody

Angklung Melody berfungsi untuk memainkan nada pada lagu. Terdapat dua jenis Angklung Melody, yaitu 2 tabung dan 3 tabung. Perbedaan dari tabung adalah untuk mempernyaring suara yang dihasilkan. Angklung Melody terdiri dari 2,5 oktaf wilayah nada. Untuk memudahkan para pemain, Angklung Melody ini diberi nomor urut, dengan demikian cukup kiranya yang diingat hanya nomor Angklungnya saja. Namun, tentu saja lebih baik lagi jika nada mutlaknya pun diketahui. Adapun nomor urut Angklung Melody sebagai berikut:

Angklung ACC

Angklung ini berfungsi sebagai pengiring (accord), dan terbagi atas dua jenis, yaitu Accord Mayor terdiri dari 4 tabung suara (nada akar, terst, kwint dan septime) dan Accord Minor yang terdiri dari 3 tabung suara murni tanpa septime. Angklung Akompanyemen (Angklung Accompaniment), bertugas sebagai pengiring lagu atau sebagai pengganti Guitar Pengiring pada Band. Perbedaannya dengan Angklung Melody, adalah bahwa tabung-tabung Angklung Akompanyemen ini mempunyai nada tersendiri, jadi tidak terdiri dari nada pokok dengan oktafnya (unisono) seperti pada Angklung Melody. Maka dengan sendirinya suara yang ditimbulkan oleh Angklung Akompanyemen ini adalah suara yang berbentuk Akord.

Angklung Akompanyemen terdiri dari:

AKOMPANYEMEN MAYOR

Terdiri dari 4 buah tabung, misalnya Akor yang terdiri dari nada C – E – G, disebut Akor C mayor, kalau nadanya terdiri dari C – E – G – Bes disebut Akor C7 karena nada Bes merupakan nada Septime dari Akor tersebut. Bila Akor terdiri dari nada G – B – D disebut Akor G mayor, dan kalau nadanya G – B – D – F disebut Akor G7, karena nada F itu merupakan nada Septime dari Akor tersebut. Jadi kalau dalam lagu tertulis C7, artinya ke 4 tabung itu harus dibunyikan, tetapi bila tertulis C, maka yang dibunyikan hanya 3 tabung, sedangkan tabung yang satunya bernada Bes; harus dipegang agar tidak berbunyi.

AKOMPANYEMEN MINOR

Angklung Akompanyemen Minor ini terdiri dari 3 tabung disebut dengan Akor ‘bunyi tiga’. Jadi kalau dalam lagu tertulis Cm, maka itu arti nya adalah Akompanyemen C minor, jika Dm, artinya Akompanyemen D minor, dan begitu seterusnya. Hal yang perlu diperhatikan di bawah ini:

Cm terdiri dari nada-nada: C – Es – G

D7 terdiri dari nada-nada: D – Fis – A – C

Kalau kita gabungkan dengan tidak dibunyikan nada G dari Cm dan D dari D7, maka akan mendapatkan nada gabungan yang terdiri dari: C – Es – Fis – A, yang kemudian ditulis sebagai berikut: C – Es – Ges – Beses, karena Fis enharmonis dengan Ges sedang nada A enharmonis dengan Beses, dan dapatlah Akor C – Dim yang dikehendaki, serta kita dapat mencari Akor-akor diminished dengan cara seperti tersebut di atas. Kemudian bila kita memerlukan Akompanyemen C+ (C – Auqmented), Akor C+ terdiri dari nada-nada: C – E – Gis. Untuk mendapatkan Akompanyemen ini, gabungkan Akompanyemen Am, nada A dipegang dengan Akompanyemen Fm, dipegang nada F, karena:

Akompanyemen Am terdiri dari: A – C – E

Akompanyemen Fm terdiri dari: F – As – C

Kalau kita gabungkan kedua Akompanyemen tersebut, setelah nada A dan F dipegang, tidak ikut dibunyikan, maka tersusun Akor yang terdiri dari nada-nada: C – E – As, atau kita sebut juga C – E – Gis, karena nada As enharmonis dengan Gis. Dengan demikian kita akan menadapatkan Akor C+ (Akompanyemen C – Auqmented)

ANGKLUNG CUK (CO-ACOMPANYEMEN)

Fungsi Angklung ini sama dengan Angklung Akompanyemen, hanya nadanya lebih tinggi dari Akompanyemen. Angklung ini, baik susunan nada maupun bentuknya, sama seperti Akompanyemen di atas merupakan akor-akor. Tanda penulisan simbol akornya pun sama dengan Akompanyemen, hanya bunyinya satu oktaf lebih tinggi dari Angklung Akompanyemen. Kedua Akompanyemen ini (Angklung ACC dan Cuk) ini dibunyikan bergantian sesuai dengan aransemen lagu, baik ritme, beat yang sangat berkaitan dibantu dengan perkusi. Angklung Cuk umumnya sebagai pengganti Ukulele yang biasa dalam langgam Keroncong atau juga lagu-lagu berirama Beguine, kadang kadang Mars atau Rumba.

ANGKLUNG MELODY RENDAH/BASS PARTY

Angklung Bass Party/Melody Rendah adalah Angklung yang berfungsi untuk memainkan nada oktaf bawah.

Klasifikasi Angklung Unit

Angklung Unit Kecil

Keterangan:
1. Angklung Melody 2 Tabung (28 buah, 2 set)
2. Angklung ACC Mayor (6 buah) & Angklung ACC Minor (5 buah)
3. Angklung Melody Besar/Bass Party (6 buah)
4. Tiang Standar untuk Angklung Melody
5. Tiang Standar untuk Angklung ACC & Bass Party

Angklung Unit Sedang

Keterangan:
1. Angklung Melody 2 Tabung (31 buah, 2 set)
2. Angklung ACC Mayor (8 buah) & Angklung ACC Minor (5 buah)
3. Angklung Melody Besar/Bass Party (11 buah)
4. Tiang Standar untuk Angklung Melody
5. Tiang Standar untuk Angklung ACC & Bass Party

Angklung Unit Besar

Keterangan:
1. Angklung Melody 2 Tabung (31 buah, 3 set)
2. Angklung ACC Mayor (10 buah) & Angklung ACC Minor (7 buah)
3. Angklung Melody Besar/Bass Party (11 buah, 2 set)
4. Angklung Cuk Mayor Dominant (10 buah) & Cuk Minor Dominant (7 buah)
5. Tiang Standar untuk Angklung Melody
6. Tiang Standar untuk Angklung Melody & Bass Party
7. Tiang Standar untuk Angklung ACC & Cuk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *